KEILMUAN SEORANG MUSLIM

 

Manusia merupakan makhluk Allah yang memiliki struktur ciptaan yang paling sempurna dari pada makhluk-makhluk lainya. Ia hadir di atas dunia (diciptakan oleh Allah) dengan tujuan tunggal, yakni beribadah kepada Allah. Allah telah mengaruniakan potensi pada diri manusia untuk memperoleh pengetahuan lewat kenyataan diri dan alam. Allah telah mengajarkan pengetahuan lewat kenyataan diri manusia sendiri dan kejadian alam.

Terdapat perbedaan metode dalam memahami kedua sunatullah tersebut, dari segi instrument dalam diri manusia dan sumber pijakan pengetahuan. Pada pengetahuan alam fisik al-Quran menjelaskan secara garis besar tentang bagaimana teori dan hukum alam dapat di pahami. Alam fisik adalah objek pengetahuan yang sifatnya relative tetap. (kontinue dan konsisten). Akibatnya proses dan instrument memperoleh pengetahuan ini cukup dengan pencerahan intelektual secara sungguh-sungguh apapun keyakinan dan pandangan hidupnya.

Al-Quran merupakan sumber nilai yang mampu berdialog dengan seluruh problem kehidupan manusia, sehingga banyak ayat Al Quran meminta perhatian manusia agar hati dan akalnya senantiasa dimanfaatkan dalam segala hal. Hal ini karena manusia memiliki fuad (hati dan akal) serta panca indera yang melahirkan keyakinan, perasaan, pandangan hidup, pikiran dan lingkungan pergaulan. Maka, manusia akan memperoleh kebenaran jika cara berfikirnya diletakkan di bawah iman dengan Al Quran sebagai informasi awal pengetahuan.

Islam menyatakan bahwa ilmu merupakan kesatuan pengetahuan tentang tuhan, alam dan manusia, sehimgga melahirkan spectrum yang sangat luas yaitu Tauhid, kealaman dan sosial yang kemudian melahrikan cabng cabang ilmu lainya. Pada pandangan umum, ilmu menjadi ilmu agama, sosial dan alam. Kategori ini secara filosofis sekuler, karena agama adalah urusan akhirat atau pribadi saja, tidak merangkum seluruh kenyataan sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN SOSIAL DALAM ISLAM

UNTUK KAMU CALON PENDAMPING HIDUP

BUMI PERKEMAHAN RAIMUNA DAERAH