BUMI PERKEMAHAN RAIMUNA DAERAH

 

  


         2017 lalu, aku mnegikuti raimuna jawa barat XIII bertempat di bumi perkemahan, Kiara Payung, Jati Nangor, Kabupaten Sumedang. Kegiatan itu berlangsung selama satu (1) Minggu. Aku beserta enam (6) orang temanku mewakili Ambalan Ali bin Abi Thalib dan Fatimatuzzahra, MAN 1 DARUSSALAM, Ciamis, Jawa Barat. Raimuna daerah ini dilaksanakan tiga (3) tahun sekali. Di dalamnya ada berbagai macam kegiatan diantaranya, kegiatan upacara pembukaan yang sangat meriah karena adanya pemecahan rekor muri body percussion yang dipimpin oleh Kak Adhyaksa Dault, ketua Kwartir Nasional dan pelatih body percussion dan diikuti oleh seluruh peserta RAIDA (Raimuna Daerah) yang hampir ribuan orang dari berbagai penjuru Jawa Barat. Rekor muri ke-8205 yang dicatat oleh Senior Manager Museum Rekor Indonesia (MURI). 



    Selanjutnya kegiatan sehari-hari selama mengikuti perkemahan, di waktu pagi hari kami melaksanakan kerja bersama unutk bersih-bersih lingkungan sekitar, setelah itu kita melakukan senam bersama setelah itu kita melaksanaka kegiatan per setiap pos sampai degan ashar, dan setelah ashar kita melaksanakan ISHOMA (Istirahat Shalat Makan). Dilanjutkan kegiatan di setiap posnya.

       Kegaiatan yang menarik bagiku diantaranya, rescue, penyuluhan tentang narkotika,panjat tebing, wawasan lingkungan. Rescue ini adalah tugas individu dari salah satu kelompok, kita dipertemukan oleh perwakilan peserta lain. Rescue ini mempelajari tentang cara penyelamatan pertolongan bagi sesama tanpa diskriminasi, salah satunya kita melihat ada seorsng korban yang jatuh dan terluka lalu kita melakukan cara pertolongan pertama.

      Kegiatan selanjutnya adalah tentang penyuluhan tentang narkotika yang di isi oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) di dalamnya adalah tentang pengethuan apa itu narkotika atau obat-obat terlarang kepada kami, kami dibekali tentang bahanya obat-obat terlarang itu dan bagaimna narkotika itu membunuh kita secara perlahan.

    Kegiatan selanjutnya adalah wawasan lingkungan, kami diberi pengetahuan tentang apa itu lingkungan, bagaimana kami dapat hidup bersama dengan lingkungan hidup, menjaga dan melestarikan lingkungan.

     Di setiap sore sampai menjelang maghrib kami berkumpul di lapangan utama bersama, menyanyikan yel-yel dari setiap perwakilan daerah masing-masing hingga sampai sore hari. Di malam hari adalah kegiatan pentas seni yang di tampilkan dari setiap daerah masing-masng.hingga sampai hujan kita masih antusias menjalankanya.

   Dan sampailah di penghujung acara, dengan pengumuman pemenang perlombaan yang diselenggarakan oleh panitia, dan hal yang sangat menggembirakan adalah, Kwartir Cabang Ciamis menjadi juara putra dan putri raimuna daerah pada kali ini. Upacara penutupan juga tidak kalah seru dari upacara pembukaan, ada pertunjukan pentas seni dan DJ untuk menghibur kami di penghujung acara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN SOSIAL DALAM ISLAM

UNTUK KAMU CALON PENDAMPING HIDUP