DULU HANYA KAMU
Namamu
yang selalu kusebut dalam doaku
Namamu
yang selalu kusebut dalam sujudku
Namamu
yang selalu kuceritakan pada kawanku
Namamu
yang selalu terucap dari lisanku
Namun, itu dulu saat hati dan raga
ingin bersatu
Tuhan menjauhkan kamu yang tak
pernah dekat denganku
Tuhan tidak pernah mempertemukan aku
dan kamu
Tuhan menjawab semua bukan kamu untuk
aku.
-Isyalah-
Komentar
Posting Komentar